You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
623 Mustahik di Jaktim Dapat Bantuan Dana ZIS
photo Nurito - Beritajakarta.id

623 Mustahik di Jaktim Dapat Bantuan Dana ZIS

Sebanyak 623 orang mustahik mendapatkan bantuan dana dari kantor BAZIS Jakarta Timur. Masing-masing orang mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 1 juta. Dana ini bersumber dari dana ZIS 2015 lalu.

Dana ZIS mulai tahun ini tidak diberikan untuk beasiswa lagi. Namun dialihkan untuk mustahik atau orang yang berhak menerimanya

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, dari 623 orang penerima dana ZIS ini berasal dari berbagai golongan. Masing-masing adalah guru ngaji 108 orang, guru TPA/PAUD 108 orang. Kemudian tenaga honorer Madrasah ada 55 orang, marbot 106 orang, yatim piatu 139 orang, dhuafa 10 orang. Bahkan fisik lembaga keagamaan ada 97 orang turut mendapat dana ZIS ini.

"Dana ZIS mulai tahun ini tidak diberikan untuk beasiswa lagi. Namun dialihkan untuk mustahik atau orang yang berhak menerimanya. Seperti guru honor, marbot dan sebagainya," ujar Bambang, usai peringati Isra Mi’raj dan santunan anak-anak yatim, dhuafa, di gedung serba guna Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu (10/5).

Bantuan Beasiswa Bazis akan Dievaluasi

Selain itu, dana ZIS juga akan digunakan untuk renovasi atau bedah rumah warga yang tidak mampu. Sehingga pengelolaan dana ZIS ini semakin jelas arahnya sesuai dengan arahan Gubernur DKI.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6065 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5599 personNurito
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2038 personFakhrizal Fakhri
  4. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1808 personAnita Karyati
  5. Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1614 personFakhrizal Fakhri